Kali ini kita akan BELAJAR membuat teks yang terbakar. Langsung ae.. ikuti langkah-langkahnya berikut ini
Tutorial Photohop ini diarsipkan di ilmugrafis dalam kategori Teks Effect
1 Buat document baru 800 x 600 Pixel
2. Birikan warna Background hitam, kemudian buat teks hingga seperti gambar
3. Kemudian restireze teks dengan cara klik kanan pada layer teks dan pilih restireze, lihat gambar:
4. Kemudian berikan efek wind (Klik Menu Filter > Stylis > Wind ),
atur sesuai gambar: kemudian ulangi lagi efek wind ato bisa langsung
tekan Ctrl + F 2x ( untuk mengulangi efek yang terakhir digunakan )
5. Berikan efek wind lagi ( ulangi langkah no 4 ) bedanya pada pengaturan direction (from the right dan from the lift).
Hasilnya kira-kira seperti ini:
6. Ok sekarang kita putar 90 cw ( klik edit > transfrom > rotate 90 derajat cw ) seperti ini:
7. Nah sekarang kita kasih lagi efek wind (ulangi langkah 4 dan 5 ). Hasilnya:
8. kita rotate kembali agar kembali kesemula yaitu (Klik Edit > Transfrom > Rotate 90 derajat Ccw )
9. Kini tinggal ngasih deh apinya, siapkan korek ya hehe…
sebelumnya kita ubah mode warna ke Grayscale ( klik image > mode > grayscale ), lalu kita ubah lagi ke indexed color ( klik image > mode > indexed color ),
10. Terakhir kita sulut deh apinya dengan color table ( Klik Image > Mode > Color Table ), dan atur sesuai dengan gambar:
HAsilnya Akhirnya:
source : http://www.ilmugrafis.com/photoshop_teks.php?page=teks-terbakar-fire-burning-effect
Tutorial
Kali ini kita akan mencoba membuat sebuah teks yang dalamnya berisikan
sebuah gambar, sehingga teks terlihat lebih cantik.. he3...
Berikut Langkah-langkahnya:
1. Buat file baru
File > New dengan ukuran (Width : 450 px dan Height : 170 px)
2. Buat sebuah teks menggunakan HORIZONTAL TYPE TOOL
Hasilnya...
Kemudian
Atur jenis Fonts dan Ukuran sesuai dengan selera kamu…
Disini saya menggunakan kata Digital dengan font Script MT Bold
Hasilnya:
Atau anda ingin font yang lain? bisa manfaatkan dengan search engine --> Keyword Download Fonts
3. Buka file gambar yang ingin kamu jadikan FILL dalam teks
Caranya: File > Open (pilih gambar) > Open Kamu bisa gunakan gambar apapun yang kamu suka.
disini anda bisa Gunakan Gambar ini sebagai latihan
Klik kanan gambar lalu pilih Save image As...
Atau gunakan gambar lain dengan mencari di searh engine...
Keyword Wallpapers
4.
Masukkan gambar yang sudah kamu pilih ke dalam layar kerja yang kita kerjakan tadi.
Caranya: Gunakan MOVE TOOL Klik Kanan + Tahan pada gambar > Tarik > Masukan Kedalam Layar kerja yang kita kerjakan. Atur ukuran gambar sehingga sesuai dengan ukuran Teks yang telah kamu buat
Pindahkan Gambar ke Kanvas Tulisan
5.
Perhatikan pada WINDOW LAYER
Pastikan posisi Layer Gambar berada diatas Layer Teks
Tekan dan Tahan tombol ALT kemudian arahkan kursor diperbatasan
antara Layer gambar dan Layer Teks (ditandai garis biru pada gambar
diatas), jika posisi kursor telah pas otomatis kursor akan berubah
(lihat simbol yg lingkari merah pada gambar diatas), kemudian kamu
tinggal KLIK. Jika langkah kamu benar maka gambar akan masuk kedalam
Teks
Hasilnya:
source http://www.ilmugrafis.com/photoshop_teks.php?page=membuat-teks-fill-gambar
Tutorial kali ini agak extrim untuk dicoba tapi bagi anda yang menyukai
tantangan dan hal - hal baru pasti bisa membuat 3 d (dimensi) teks blue
arts...
Langkah -langkahnya:
1. Buka Program Photoshop - File - New
Setting Ukuran kanvas
2. Gandakan layer
Pada menu utama Pilih
Layer - Duplicate Layer...
Setelah itu...
Ke menu utama lagi dan Pilih
Layer - Layer Style - Blending Options
Nah akan muncul window dari Blending Option
- Centang dan pilih Color Overlay, pada pengaturannya:
Jangan di OK dulu... Berikutnya...
- Centang dan pilih Gradien Overlay, pada pengaturannya:
Nah setelah itu baru klik OK
Hasil Sementara
3. Tekan CTRL + T untuk memunculkan Properties Teks lalu atur seperti ini
Setelah itu klik huruf T pada window yang saya tandai merah di atas kemudian gunakan Teks Tool dan ketik terserah anda
Namun disini saya mengetik "desain" jd hasilnya:
4. Pemberian Efek
Ke menu utama dan Pilih Layer - Layer Style - Blending Options
- Centang dan pilih Inner Shadow, pada pengaturannya:
- Centang dan pilih Bevel and Emboss , pada pengaturannya:
- Centang dan pilih Gradien Overlay, pada pengaturannya:
- Centang dan pilih Stroke, pada pengaturannya:
Hasil Sementara
Klik kanan Layer Pallete dengan tulisan desain, lalu pilih Wrap Text...
Hasil Sementara
4. Kemudian gandakan Teks Layer lalu Clear The Layer Style, bingung???
- Caranya Pada menu utama Pilih
Layer - Duplicate Layer...
Kemudian Klik Kanan Layer Copy tersebut dan pilih Clear Layer Style
5. Edit dengan Text Tool dan ubah warna dari teks Later Copy menjadi warna hexadecimal 072873
6. Setelah itu tekan dan tahan Tombol ALT + gunakan tanda arah panah kiri 3X dan bawah 3X
Kemudian Pindahkan Layer dengan tulisan desain ke urutan layer paling atas
Hasil Sementara
7. Pada desain copy 8
Gunakan Layer - Layer Style - Blending Options - Drop Shadow
Hasil Akhirnya:
3 d Teks Blue Arts
source : http://www.ilmugrafis.com/photoshop_teks.php?page=3d-teks-blue-arts
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Klub-klub ISL dan IPL diminta melunasi gaji para pemainnya yang tertunda sebelum 31 Maret 2013.
Keputusan itu adalah hasil pertemuan Badan Olahraga Profesional
Indonesia (BOPI) dan Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional Indonesia
(APPI) di Kantor BOPI, Rabu (23/1).
Pertemuan itu digelar untuk menagih konsistensi BOPI dalam menyelesaikan permasalahan tunggakan gaji pemain.
Sebelumnya, BOPI memberikan rekomendasi izin penyelenggaraanLSI dengan
dua syarat, yakni penyelesaian masalah tunggakan gaji, serta klub harus
mengizinkan pemainnya membela timnas. Namun, kenyataannya APPI masih
menemukan klub-klub IPL dan LSI yang belum membayarkan gaji pemainnya.
Klub IPL yang masih menunggak gaji di antaranya Bontang FC, Persebaya
Surabaya, Perseman Manokwari, dan Persema Malang. Sementara klub ISL
yakni Sriwijaya FC (dua bulan), PSPS Pekan Baru (sembilan bulan),
Persidafon (sembilan bulan), Persija (lima bulan), dan Arema (empat
bulan).
"Klub yang tak membayar gaji pemain sampai akhir Maret,
akan dicoret dari kompetisi. Jika kompetisinya yang dihentikan, kasihan
klub-klub lain yang tidak ada masalah," kata pejabat sementara Ketua
Harian BOPI, Haryo Yuniarto.
Haryo menjelaskan pihaknya akan membicarakan masalah itu dengan PT Liga Prima Indonesia dan PT Liga Indonesia.
"Semoga draftnya rampung pada akhir Januari ini," imbuh dia.
Terkait sanksi tersebut, Haryo mengaku sudah membicarakannyadengan
Ketua Umum KPSI, La Nyalla Mattalitti. "Pak La Nyala sepakat. Cuma
tinggal nunggu mekanisme dan waktunya," kata Haryo mengungkapkan.
Divisi Legal APPI, Riza Hufaida menyatakan pihaknya akan terus memantau konsistensi BOPI terkait penyelesaian masalah ini.
"Kami dijanjikan setiap klub harus menuntaskan tunggakan gaji seratus
persen sampai akhir Maret mendatang. Jika ada yang menunggak BOPI harus
berani mensetop klub tersebut," tegas dia.
Hingga kini, APPI
masih menyesalkan terbitnya izin kompetisi LSI. Padahal, menurut Riza,
persoalan gaji dan timnas belum terselesaikan. Alasan itulah yang
membuat APPI menuntut peninjauan kembali izin tersebut.
Catatan hasil-hasil ini juga tidak dimaksudkan untuk menghujat, melainkan dilakukan dengan semangat pembelajaran dari pengalaman yang sudah dialami Indonesia. Sepakbola tidak melulu soal kemenangan, tetapi juga bagaimana caranya bangkit dari keterpurukan.
1. Mogok di debut regional, vs Thailand 1-1, SEA Games 1977
Untuk kali pertama Indonesia berpartisipasi di pesta olahraga negara Asia Tenggara, SEA Games. Di cabang sepakbola, Indonesia disematkan status favorit karena sudah langganan tampil di turnamen antarnegara seperti Merdeka Games, Piala Raja Thailand, atau Piala Presiden Korea Selatan. Status favorit kian lantang ketika Indonesia mampu mengalahkan tuan rumah Malaysia 2-1 pada laga debut SEA Games. Setelah laga itu, skuad Indonesia menuding kubu tuan rumah menerapkan strategi tidak sportif dengan jadwal ketat. Puncaknya terjadi ketika di laga semi-final Indonesia memprotes kepemimpinan wasit Othman Omar, asal Malaysia, yang dianggap berat sebelah. Pemain Indonesia berkelahi dengan Thailand dan wasit menghentikan pertandingan pada menit ke-60 pada kedudukan 1-1. Indonesia menolak melanjutkan laga sehingga panitia memberikan kemenangan kepada Thailand. Indonesia pun melanjutkan protes dengan mogok bertanding pada pertandingan perebutan medali perunggu melawan Burma.
2. Super-Mokh membungkam Senayan, vs Malaysia 0-1, SEA Games 1979
Setelah kasus mogok pada partisipasi debut, Indonesia berhasil melaju ke babak puncak SEA Games 1979 yang digelar di kandang sendiri. Ratusan ribu pasang mata memadati Senayan berharap Indonesia mampu melengkapi gelar juara umum dengan medali emas cabang primadona, sepakbola. Apalagi musuh di laga puncak adalah seteru abadi, Malaysia. Harapan masyarakat Indonesia musnah di kaki penyerang legendaris Harimau Malaya, Mokhtar Dahari. Memanfaatkan kecerobohan Ronny Pattinasarany, pemain berjuluk Super-Mokh itu berhasil membobol gawang Ronny Paslah pada menit ke-21. Indonesia gagal membalas sepanjang sisa pertandingan dan rivalitas dua negara tetangga ini pun kian dalam.
2. Raksasa melawan liliput, vs Fiji 3-3, Kualifikasi Piala Dunia 1982
Indonesia tak mampu mengalahkan Fiji, negara seukuran provinsi Nusa Tenggara Barat, dalam dua pertemuan pada kualifikasi Piala Dunia 1982. Tergabung di Sub Grup A kualifikasi Piala Dunia 1982 bersama Selandia Baru, Australia, Taiwan, dan Fiji, Indonesia nyaris saja terhempas menjadi juru kunci. Hasil buruk dibukukan pada empat laga pertama ketika dibekuk Selandia Baru 2-0 dan 5-0, kandang dan tandang, menyerah 2-0 dari Australia di Melbourne, dan bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Fiji. PSSI memutuskan mengganti pelatih Harry Tjong dengan Endang Witarsa. Di Senayan, dua hari sebelum melawan Fiji, seperti dilansir Tempo, manajer Syarnoebi Said akan menyuruh pemain Indonesia bersumpah guna menepis kecurigaan kemungkinan disuap. Di lapangan, Indonesia sempat unggul 3-1 sebelum akhirnya disamakan 3-3 oleh Fiji hingga pertandingan berakhir. Beruntung Indonesia selamat dari posisi juru kunci setelah menaklukkan Australia 1-0 pada laga pamungkas yang sudah tidak menentukan.
4. Antiklimaks Garuda 1, vs Thailand 0-7, SEA Games 1985
Hanya empat bulan setelah sukses menjuarai Sub Grup B kualifikasi Piala Dunia 1986 dan hanya kalah dari Korea Selatan yang lolos ke Meksiko, Indonesia tidak tampil dengan standar yang sama di SEA Games di Thailand. Padahal Indonesia tampil dengan sisa-sisa skuad Garuda 1 yang berlatih khusus di Brasil. Bedanya, Bertje Matulapelwa ditunjuk menjadi pelatih menggantikan Sinyo Aliandoe. Pada partisipasi kali ini, Indonesia hanya mampu bermain imbang sekali dalam empat pertandingan. Puncaknya adalah kekalahan telak 7-0 dari tuan rumah Thailand di semi-final. Usai SEA Games, Bertje tetap dipercaya PSSI menangani timnas. Seperti diketahui, Bertje kemudian sukses membawa Indonesia menempati peringkat keempat Asian Games 1986. Kegagalan SEA Games rupanya menjadi pelecut Indonesia untuk melaju jauh di Asian Games dan kemudian sukses menjuarai SEA Games 1987 yang digelar di Jakarta.
5. Gol bunuh diri Mursyid Effendy, vs Thailand 2-3, Piala Tiger 1998
Untuk menghindari tuan rumah sekaligus favorit Vietnam di semi-final, Indonesia dan Thailand “menolak” menang pada pertandingan terakhir babak penyisihan Grup A. Kedua tim sudah dipastikan lolos ke semi-final, tetapi hasil imbang saja sudah cukup bagi Thailand untuk menempati posisi runner-up dan terhindar dari laga melawan Vietnam. Ketidakseriusan memuncak usai jeda. Indonesia memimpin dua kali sebelum selalu disamakan Thailand. Puncaknya, pada menit ke-90 Mursyid Effendi melesakkan bola ke dalam gawang sendiri! Thailand menang 3-2 dan berhadapan dengan Vietnam di semi-final. Ketua Umum PSSI Azwar Anas menyambut kepulangan timnas di bandara dan sambil berlinang air mata menyatakan pengunduran diri karena insiden memalukan itu. Setelahnya, Mursyid juga mendapat sanksi larangan bermain untuk timnas seumur hidup oleh FIFA.
6. Antiklimaks di Negeri Tirai Bambu, vs Cina 0-5, Piala Asia 2004
Bersama pelatih Bulgaria yang senantiasa didampingi penerjemah bahasa Indonesia, Ivan Kolev, membawa Garuda mengejutkan Asia dengan menundukkan Qatar 2-1 pada laga perdana Grup A Piala Asia 2004. Hasil tersebut menyebabkan Qatar memecat pelatih Philippe Troussier. Optimisme pun melambung karena minimal Indonesia membutuhkan satu poin tambahan melawan Cina dan Bahrain pada dua laga susulan. Nyatanya, Indonesia tampil lesu pada laga kedua menghadapi tuan rumah Cina. Alex Pulalo mendapat kartu merah pada menit ke-29 dan Garuda menyerah 5-0. Pada laga terakhir Indonesia dikalahkan Bahrain 3-1 dan gagal masuk delapan besar. Kolev kemudian tidak melanjutkan tugas sebagai pelatih dan digantikan oleh Peter Withe untuk Piala AFF tahun yang sama. Tim besutan Withe, dengan mengandalkan bintang baru seperti Boaz Solossa dan Ilham Jayakesuma, tampil mempesona di turnamen tersebut.
7. Blunder Garuda Muda, vs Suriah 0-7, kualifikasi Piala Dunia 2010
Gairah publik meningkat setelah penampilan Indonesia di Piala Asia 2007 yang terbilang memuaskan meski gagal lolos ke babak perempat-final. Semangat melaju jauh di kualifikasi Piala Dunia pun mengapung ketika berhadapan dengan Suriah di babak eliminasi. Apa lacur, 9 November, Indonesia harus mengakui keunggulan tim tamu 4-1. Merasa tak lagi punya peluang, Indonesia mengirimkan tim U-23 yang disiapkan mengikuti SEA Games 2007. Kebijakan itu terbukti menjadi blunder. Garuda Muda menyerah 7-0 di Damaskus dan gagal total di Nakhon Rachasima, Thailand. Pelatih Ivan Kolev yang dipuja-puja saat Piala Asia pun sontak kehilangan kepercayaan PSSI dan digantikan dengan Benny Dollo di awal 2008.
8. Tersandung di Bukit Jalil, vs Malaysia 0-3, leg pertama final Piala AFF 2010
Sejengkal lagi perjuangan Indonesia mengakhiri puasa gelar sejak 1991 akan terwujud di Piala AFF 2010. Indonesia selalu menang dalam tiga pertandingan penyisihan grup dan dua laga semi-final melawan tim kejutan Filipina. Lawan di laga puncak adalah Malaysia, tim muda yang ditelan 5-1 pada laga pembuka di Senayan. Dengan segala sorotan dan eksploitasi terhadap tim asuhan Alfred Riedl, termasuk dengan kegiatan tim mengikuti pengajian sebelum laga final, Indonesia tersandung di Bukit Jalil. Malaysia mengejutkan dengan kemenangan 3-0 dan hasil itu hanya mampu dibalas 2-1 pada laga kedua di Senayan beberapa hari berselang. Harapan publik untuk berprestasi pun kembali pupus. Enam bulan setelah turnamen, terjadi pergantian kepemimpinan PSSI dan Riedl secara kontroversial dipecat untuk digantikan dengan Wim Rijsbergen.
9. Skandal Senayan, vs Yugoslavia Selection 2-3, Laga eksebisi
Almarhum Tony Pogacnik tercenung setiap kali ditanya wartawan tentang peristiwa memalukan yang terjadi di tengah persiapan Indonesia menghadapi Asian Games 1962 di negeri sendiri. Persiapan untuk cabang sepakbola digelar serius dengan menggelar pelatnas dan membentuk dua tim, Banteng dan Garuda. Sejumlah laga ujicoba digelar, antara lain menghadapi Torpedo Moskwa dan Yugoslavia Selection. Pada kekalahan 3-2 melawan Yugoslavia Selection disinyalir sejumlah pemain timnas menerima suap. Pogacnik bahkan sampai berlinang air mata ketika kepolisian memeriksa dan menahan beberapa pemain atas tuduhan tersebut. Pada akhirnya, Pogacnik terpaksa membentuk tim yang sama sekali baru. Di Asian Games, Indonesia gagal terbang tinggi dan tersisih di penyisihan grup.
10. Tragedi Manama, vs Bahrain 0-10, Kualifikasi Piala Dunia 2014
Terakhir, tentu saja hasil yang baru saja terjadi di pertandingan terakhir kualifikasi menuju Brasil 2014. Tak lagi punya peluang, ditambah dengan masalah dualisme kompetisi, PSSI memberangkatkan tim yang hanya diisi para pemain dari kompetisi legal. Wim Rijsbergen tidak lagi menjadi pelatih dan Aji Santoso dipercaya menukangi tim. Hasil buruk rupanya merusak laga debut Aji serta sebagian besar para pemain di ajang internasional. Kekalahan 10-0 di Manama ini merupakan yang terbesar dialami Indonesia sepanjang sejarah, melampaui rekor 9-0 ketika dikalahkan Denmark pada 1974.
source : http://id.olahraga.yahoo.com/news/spesial-sepuluh-hasil-buruk-indonesia-sepanjang-sejarah-141500943--spt.html
FOLLOWER
Sample Text
INFO Bermanfaat
--------AREMANIA UNEJ----------
Entri Populer
-
Kematian adalah sebuah hal yang pasti dilalui setiap makhluk hidup yang ada didunia ini.Kematian bukan juga hal yang perlu ditakuti,Tapi hen...
-
Aremania menjadi barometer kreasi suporter yang ada di Indonesia. Pernyataan tersebut memang tidak berlebihan. Bisa dilihat dari pertandi...
-
Ciri-ciri Gejala Penyakit Jantung Dan Tips Cara Mencegah Sakit Jantung Juga Bagaimana Cara Mengobati/Pengobatan Secara Alami atau Tradisio...
-
kegiatan menghitung struktur bangunan membutuhkan kesabaran, ketelitian, serta pengetahuan struktur bangunan yang baik sehingga dapat diha...
-
saya mau berbagi ilmu tentang cara membobol password admin / user buat di Windows XP maupun Windows 7.Yg agan butuhin buat ngehack cuma 1 ba...
-
Masih ingat ketajaman Michael Owen ketika di Liverpool? Atau ketangguhan Iker Casilas di mistar gawang Real Madrid? Talenta-talenta terseb...
-
Siapa yang tidak kenal dengan istilah Jalur Gaza? itu adalah daerah dimana tempat para pejuang muslim Palestina berjuang untuk mendapatk...
-
Software teknik sipil sangat berguna untuk mempermudah pekerjaan rancang desain bangunan sehingga dapat menghemat penggunaan pikiran, wak...
-
Buat mas mas,om om,mbak - mbak dan tante-tante,kita hidup didunia ini tentunya gak ingin penyakitan kan?apa lagi dengan jadwal yang padat.In...
-
Kalah 1-0 atas PS Barito Putera Minggu lalu (20/1) menodai hasil sempurna dua laga awal Arema ISL . Arema ISL masih optimis meraih jua...
Translate